Strategi Digital Marketing: Strategi Pemasaran Efektif di Era Modern

Photo of author

Ditulis oleh Andrian Permana

As a lecturer, researcher, trainer and also someone who likes to write

Strategi digital marketing menjadi salah satu teknik pemasaran yang paling diminati dewasa ini. Pasalnya, pemasaran tradisional dianggap sudah tak lagi efektif bagi pasar. Di mana, sebagian besar pasar sudah beralih ke teknologi komunikasi terkini.

Seperti namanya, digital marketing adalah pemasaran produk maupun jasa yang dilakukan dengan media digital. Tujuan dari pemasaran ini adalah untuk menjangkau sebanyak-banyaknya target konsumen secara efisien, personal dan relevan.

Nah, berbincang tentang pemasaran digital, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk mendapatkan feedback yang optimal. Apa saja strategi yang dimaksud? Simak ulasannya!

Perbedaan Digital Marketing dengan Traditional Marketing

Digital marketing dan traditional marketing, Sumber: windzoon.com
Digital marketing dan traditional marketing, Sumber: windzoon.com

Pada dasarnya, pemasaran digital dan tradisional bertujuan untuk memasarkan produk. Pemasaran sendiri bertujuan untuk memperkenalkan sebuah produk kepada calon konsumen menggunakan berbagai macam strategi.

Hanya saja, diantara keduanya tentu memiliki perbedaan yang cukup mendasar dan penting untuk diketahui. Berikut beberapa perbedaan antara digital marketing dan tradisional marketing.

1. Target Pemasaran

Target pemasaran bisnis, Sumber: zekadigital.com
Target pemasaran bisnis, Sumber: zekadigital.com

Berbeda dengan traditional marketing, digital marketing memiliki target pemasaran yang sangat luas. Tidak hanya satu daerah saja, Anda dapat memiliki target pemasaran nasional bahkan internasional.

Pemanfaatan internet sebagai media pemasaran berdampak pada jangkauan yang didapat dari digital marketing lebih terbuka lebar. Siapapun yang menggunakan internet dapat menjadi target pemasaran Anda.

2. Waktu dan Biaya

Waktu dan biaya, Sumber: pixabay.com
Waktu dan biaya, Sumber: pixabay.com

Pemasaran secara tradisional banyak memakan waktu dan biaya. Berbeda dengan pemasaran secara tradisional, melalui digital marketing proses pembuatan iklan lebih cepat.

Anda dapat menentukan sendiri kapan waktu beriklan, berapa lama Anda beriklan tanpa menunggu antrian dan proses pembuatan iklan dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat. Anda juga dapat mengatur berapa budget iklan Anda.

Tak lupa, Anda juga bisa menentukan sendiri jangkauan iklan Anda. Dengan digital marketing semua dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

3. Cara Komunikasi

Cara komunikasi bisnis, Sumber: pexels.com
Cara komunikasi bisnis, Sumber: pexels.com

Interaksi yang terjadi pada marketing secara tradisional hanya bersifat satu arah. Di sisi lain, melalui digital marketing Anda dapat mengetahui respon orang-orang yang melihat iklan Anda.

Jika hasilnya tidak memuaskan Anda dapat melihat apa kelemahan iklan Anda untuk diperbaiki. Nantinya, Anda bisa menggunakan strategi tersebut lagi dengan berbagai inovasi untuk memperoleh hasil yang memuaskan.

Baca Juga: Strategi Marketing Tradisional Masih Diperlukan, Kenapa?

Strategi Digital Marketing

Bentuk strategi digital marketing yang ada saat ini diantaranya Search Engine Optimization (SEO), Social Media Marketing (SMM), Pay Per Click (PPC), Content Marketing (CM), dan Email Marketing (EM). Berikut penjelasannya:

1. Search Engine Optimization (SEO)

Strategi SEO, Sumber: fotoprodukkatalog.com
Strategi SEO, Sumber: fotoprodukkatalog.com

Search Engine Optimization atau lebih sering disebut SEO adalah usaha untuk mengoptimasi website Anda agar lebih mudah ditemukan di hasil pencarian. Hasil pencarian di Google adalah sumber utama trafik bagi sebagian besar website.

Website Anda bisa lebih mudah ditemukan di hasil pencarian Google dengan menerapkan teknik SEO. Terdapat dua teknik SEO, yaitu on-page SEO dan off-page SEO.

Saat mengevaluasi sebuah situs, mesin pencari akan melihat dari on-page (hal-hal mengenai website Anda) dan off-page (seberapa populer website Anda). Sederhananya, kategori peringkat Anda ditentukan oleh faktor on-page dan seberapa tinggi peringkat Anda dalam mesin pencari ditentukan oleh faktor off-page.

Dalam on-page SEO, tips yang biasanya diberikan adalah mengenai kecepatan loading halaman, konten, kualitas konten, eksternal links, judul serta deskripsi, dan lainnya. Sedangkan dalam off-page, Anda akan diberikan tips mengenai link building, social media marketing, dan social bookmarking.

Baca Juga: SEO pada e-Commerce, Bagaimana Menerapkannya?

2. Social Media Marketing (SMM)

Social media marketing, Sumber: pexels.com
Social media marketing, Sumber: pexels.com

Social media marketing adalah kegiatan mempromosikan produk atau layanan di platform media sosial menggunakan strategi tertentu. Definisinya memang cukup sederhana, yaitu mempromosikan produk atau layanan di media sosial. Akan tetapi, inti sebenarnya dari social media marketing terletak pada strateginya.

Anda tidak bisa hanya sekadar membuat akun bisnis Anda di media sosial lalu membuat konten tanpa strategi. Diperlukan riset untuk menentukan kanal media sosial mana yang paling cocok untuk bisnis Anda. Anda juga harus menetapkan tujuan dan metrik yang jelas untuk mengukur keberhasilan strategi social media marketing Anda.

3. Pay Per Click (PPC)

Strategi pay per click, Sumber: omnilit.com
Strategi pay per click, Sumber: omnilit.com

PPC adalah kependekan dari Pay Per Click. Ini adalah salah satu model internet marketing di mana pemasang iklan hanya perlu membayar setiap iklan yang diklik oleh target audiens. Sistem periklanan ini jamak digunakan oleh para perusahaan besar seperti Google, Facebook, dan Instagram.

Pay Per Click adalah model iklan yang cocok diterapkan saat ini. Pasalnya, mayoritas penduduk Indonesia sudah terhubung dengan internet.

Selain itu, model iklan ini juga lebih efektif, lebih efisien, dan lebih ekonomis dibanding model iklan konvensional. Tersedia berbagai pilihan untuk membuat iklan PPC, dari Google Ads, Facebook Ads, hingga Instagram Ads.

4. Content Marketing (CM)

Strategi content marketing, Sumber: artplusmarketing.com
Strategi content marketing, Sumber: artplusmarketing.com

Content marketing adalah strategi pemasaran dimana kita merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten yang mampu menarik audiens yang tepat sasaran. Setelahnya, berusaha mendorong mereka menjadi konsumen baru.

Konten yang dibuat dan didistribusikan dalam content marketing bukan konten sembarangan. Terdapat dua elemen penting dalam content marketing. Pertama, konten harus memenuhi tiga syarat ini: penting, relevan, dan konsisten.

Jadi, Anda tidak bisa sembarangan dalam membuat konten untuk content marketing. Konten harus memenuhi tiga syarat di atas. Anda harus membuat konten yang relevan dengan bisnis Anda. Misalnya, Anda mengelola bisnis fashion. Maka Anda perlu membuat konten yang berkaitan dengan fashion.

Relevan saja tidak cukup. Anda juga perlu mempertimbangkan apakah konten tersebut penting atau tidak untuk diketahui target audiens. Buatlah skala prioritas berisi topik-topik yang relevan untuk target audiens. Urutkan dari yang terpenting hingga topik yang kurang penting.

5. Email Marketing (EM)

Strategi email marketing, Sumber: zekadigital.com
Strategi email marketing, Sumber: zekadigital.com

Email marketing adalah pengiriman pesan komersial seperti newsletter dan promosi melalui email. Gary Thuerk adalah orang pertama yang mengirimkan email marketing pada tahun 1978.

Sejak saat itu, email dikenal sebagai salah satu alat marketing yang efektif. Pada tahun 2017, dari 205 milyar email yang terkirim setiap harinya, 120 milyar diantaranya adalah email bisnis yang di dalamnya termasuk email marketing.

Beberapa orang mungkin menganggap email marketing sebagai spam yang berpotensi mengganggu konsumen. Namun, fakta berkata sebaliknya, penggunaan email marketing terus meningkat setiap tahunnya.

Sebuah studi yang dilakukan oleh McKinsey and Company menunjukkan bahwa email marketing 40 kali lebih efektif untuk memperoleh konsumen dibandingkan Facebook dan Twitter. Efektivitas yang tinggi ini mungkin disebabkan perusahaan dapat menjangkau konsumen di area personal mereka.

Selain itu, 59% konsumen bersedia untuk menjadi berlangganan email marketing atau newsletter jika ada penawaran yang diberikan. Penawaran tersebut bisa berupa kupon atau diskon spesial.

Menurut penelitian, sebanyak 65% konsumen mendapatkan kupon diskon dari email marketing. Hal ini menunjukkan bahwa email marketing mendorong konsumen untuk berbelanja baik online maupun langsung ke toko.

Demikian ulasan mengenai strategi digital marketing. Digital marketing sudah terbukti meningkatkan efektivitas penjualan dan keuntungan bisnis offline maupun online. Selain itu, digital marketing juga bisa diterapkan baik bagi bisnis skala kecil maupun skala besar.

Nah, untuk Anda yang ingin menerapkan strategi ini dalam pemasaran bisnis, Zeka Digital menyediakan layanan pembuatan website profesional. Sebagaimana diketahui, website menjadi platform terpenting dari strategi digital marketing yang diterapkan.

Dengan website yang profesional, kredibilitas bisnis Anda pun akan meningkat. Hasilnya, potensi mendapatkan lebih banyak konsumen baru pun akan meningkat!

Tinggalkan komentar

logo zeka digital official

Zeka Digital merupakan penyadia jasa digital marketing di Indonesia. Kami melayani untuk produk / layanan / jasa yang syar'i. Nikmati pelayanan yang prima, profesional dan amanah untuk usaha di seluruh Indonesia.

Tentang Kami

Zeka Digital - Penyedia Jasa Pemasaran Digital

Pringgolayan, RT.02/RW.44, Banguntapan,
Bantul, Yogyakarta 55198.

0811-265-1453
[email protected]

Eksplorasi konten lain dari Zeka Digital

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Chat Konsultasi