SEO hari ini melibatkan banyak platform untuk membentuk entitas bisnis yang terpercaya di mata mesin pencari. Ini terkait dalam membangun knowledge graph disisi Google. Nanti pada akhirnya brand menjadi hal yang sangat mutlak ada dan merupakan elemen yang dioptimasi.
Ini dibuktikan dengan adanya fitur branded queries di Google Search Console. Artinya, untuk membangun brand dan entitas bisnis, Anda memerlukan pengoptimalan branded queries di Google Search Console.

Selain branded queries, untuk mendukung skema optimasi berbasis brand dan entitas bisnis, Google merilis fitur baru di Google Search Console yakni fitur pengukuran performa konten dan akun media sosial di GSC.
Dengan keberadaan fitur pengukuran platform media sosial di GSC tersebut, Anda bisa mengukur seberapa sering platform media sosial yang Anda gunakan muncul di mesin pencari Google. Semakin sering muncul maka semakin besar visibilitas brand Anda di dunia internet.
Artikel ini akan memberikan informasi lengkap mulai dari fungsi, langkah setting, hingga strategi agar konten media sosial lebih mendominasi halaman hasil pencarian (SERP).
Fitur Media Sosial di Google Search Console
Fitur terbaru pada GSC memperluas kapabilitas Google untuk mengenali dan memetakan profil atau properti media sosial sebagai bagian dari ekosistem digital brand Anda. Ini tentu sangat membantu Anda sebagai pemilik brand untuk memiliki data perkembangan dari akun media sosial Anda.
Baca Juga: Pemasaran Melalui Media Sosial, Cek Tipsnya!
Karena itulah penting untuk menghubungkan aset media sosial ke dalam radar analitik pencarian Google. Hal ini akan memberikan keuntungan kompetitif bagi pemilik website maupun content creator media sosial.
Kegunaan Google Search Console untuk Platform Media Sosial
Keberadaan Google Search Console yang terhubung dengan website Anda sangat membantu mengetahui performa konten website di mesin pencari. Begitu juga dengan keberadaan GSC untuk platform media sosial. Inilah beberapa kegunaan fitur media sosial di Google Search Console :
1. Memantau Performa Pencarian
Pernahkah Anda ketika mencari kata kunci tertentu di mesin pencari kemudian muncul hasil media sosial di SERP?

Inilah hal yang perlu Anda ketahui. Dengan memasang properti media sosial di GSC, Anda bisa mengetahui bagaimana tautan media sosial Anda muncul dan diklik oleh pengguna langsung dari mesin pencari.
2. Analisis Keterhubungan Konten
Dengan memasang akun media sosial di properti GSC, Anda bisa memahami bagaimana sinyal dari media sosial mendukung otoritas website utama. Karena itulah dalam pembuatan konten, antara konten website dan konten media sosial sebaiknya sinkron.
Terlebih platform YouTube. Anda bisa melakukan embed video YouTube yang temanya sama dengan konten di website. Cara ini akan memperluas kunjungan antar platform, baik dari audiens YouTube menjadi pengunjung website atau sebaliknya.
3. Optimalisasi Brand Presence
Google Search Console yang terkait dengan media sosial memungkinkan Anda untuk memastikan informasi profil dan aset sosial media Anda terbaca dengan baik oleh crawler Google untuk memperkuat Knowledge Graph atau rich snippets.
Kekuatan brand Anda di mesin pencari tentu harus didukung oleh berbagai platform baik dari website maupun media sosial.
Langkah-Langkah dan Proses Setting di GSC
Untuk menautkan akun media sosial Anda dengan Google Search Console, Anda perlu melakukan hal ini :
- Login akun media sosial di browser yang sama dengan keberadaan akun Google Search Console. Direkomendasikan menggunakan browser Google Chrome.
- Buka halaman Google Search Console di browser yang sama dengan tempat login akun media sosial (akun browser yang sama).

- Pada bagian kiri atas, klik pada bagian nama domain property. Lalu muncul dropdown dan pilih add property (bagian bawah dropdown)
- Muncul jendela baru yang menunjukkan opsi penambahan property. Apakah mau menambahkan property website atau media sosial.
- Klik media sosial yang ingin Anda tautkan di Google Search Console.
- Selanjutnya tinggal melakukan otorisasi/persetujuan maka property akun media sosial Anda akan tertaut.

Strategi agar Postingan & Akun Media Sosial Muncul di SERP Google
Agar profil atau postingan media sosial Anda bisa muncul di hasil pencarian Google, Anda perlu mengoptimalkan akun tersebut agar mudah dibaca oleh sistem robot pengindeks (crawler) Google.
Berikut adalah langkah-langkah praktis dan efektif yang bisa Anda terapkan:
1. Ubah Akun Menjadi Publik (Tidak Dikunci)
Google tidak dapat merayapi (crawl) konten atau profil yang dikunci atau bersifat privat. Karena itu pastikan pengaturan privasi akun media sosial Anda di set ke Publik. Selain itu, untuk platform tertentu seperti Instagram, pastikan Anda menggunakan akun Bisnis atau Kreator dan aktifkan opsi izin agar konten publik dapat muncul di hasil mesin pencari.
2. Gunakan Nama Asli atau Username yang Konsisten
Agar Google mengenali identitas Anda atau brand Anda dengan jelas maka pastikan Anda menggunakan nama lengkap asli atau nama brand yang konsisten di semua platform (Website, Instagram, X/Twitter, LinkedIn, TikTok, dll.).
Cantumkan nama brand di bagian Nama Profil (Display Name), bukan hanya pada username (@). Ini membantu Google mencocokkan profil Anda saat seseorang mengetik nama Anda di kolom pencarian.
3. Optimalkan Bio dengan Kata Kunci (Keywords)
Google membaca teks di dalam bio profil Anda untuk memahami siapa Anda dan apa isi konten Anda. Karena itu, Anda perlu menulis bio yang jelas, deskriptif, dan mencakup kata kunci utama yang berkaitan dengan keahlian, profesi, atau bisnis Anda.
Sebagai contoh, Anda bisa menulis “Fotografer Pernikahan Jakarta | Jasa Foto & Videografi Profesional”. Jangan hanya “Jasa Foto & Videografi Profesional”, deskripsi tersebut masih terlalu umum dan tidak menargetkan area tertentu.
4. Terapkan SEO pada Postingan Media Sosial
Saat ini, mesin pencari semakin canggih dalam mengindeks postingan individu (seperti Reels, Carousel, atau cuitan/postingan teks). Agar postingan Anda mudah ditemukan:
- Gunakan Caption yang Informatif. Jangan biarkan caption kosong atau hanya satu kata. Tulis caption menyerupai artikel mini yang memuat kata kunci yang sering dicari orang.
- Gunakan Alt-Text. Jika platform menyediakan fitur teks alternatif (alt-text) pada gambar/video (seperti di Instagram atau X), manfaatkan untuk mendeskripsikan isi visual menggunakan kata kunci yang relevan.
Baca Juga: Strategi Pemasaran Instagram
- Manfaatkan Tanda Pengenal Lokasi (Geotag). Jika Anda memiliki bisnis lokal, selalu sertakan lokasi pada postingan agar mudah muncul di pencarian lokal Google.
- Tagar Tetap Penting. Tanda pagar adalah hal yang sangat penting di postingan media sosial. Optimalkan penggunaan tanda pagar agar untuk query tertentu mudah tertaut dan nantinya mudah ditemukan.
5. Hubungkan dengan Website atau Platform Lain (Backlink)
Google menyukai keterhubungan antara informasi di internet. Apalagi di era SEO entity seperti sekarang. Agar setiap entitas bisnis terhubung, selain masing-masing memiliki informasi yang konsisten, keterhubungan antar platform menjadi penting.
- Cantumkan tautan (link) website resmi, blog, atau tautan portofolio Anda di bagian bio media sosial.
- Sebaliknya, cantumkan juga tautan media sosial Anda di dalam website pribadi atau blog Anda. Ini akan memberi sinyal kuat kepada Google bahwa akun-akun tersebut memang milik Anda.

6. Konsistensi Informasi Entitas
Terkait dengan SEO entity, Anda perlu memberikan informasi yang konsisten antara platform satu dengan yang lain. Termasuk dalam hal ini adalah akun media sosial. Pastikan informasi NAP (nama, alamat, dan nomor telepon) di akun media sosial, Google Maps dan website memiliki NAP yang sama. Langkah ini memberikan sinyal kepada Google bahwa masing-masing mewakili entitas brand yang sama.
7. Jaga Keaktifan dan Reputasi Akun
Akun yang lebih aktif, yang sering diperbarui, memiliki interaksi yang baik, dan sering dikunjungi secara organik akan lebih cepat di indeks dan diprioritaskan oleh Google. Anda bisa mendapatkan penyebutan (mention) brand atau tautan dari situs web lain yang kredibel agar otoritas akun Anda semakin kuat di mata Google.
Untuk brand mention di era SEO entity saat ini, penggunaan link yang mengarah ke website bisnis memang penting dan diutamakan. Akan tetapi saat ini ada strategi unlinked brand mention yang juga bermanfaat untuk menjaga agar offpage SEO terkesan natural.
Kesimpulan
Semua platform yang mendatangkan trafik, baik itu website, aplikasi maupun platform media sosial bisa diukur performanya di mesin pencarian Google. Keberadaan Google Search Console yang bisa menautkan akun media sosial sebagai properti yang akan diukur tentu akan sangat membantu Anda dalam memantau perkembangan konten yang Anda buat.

Keselarasan konten dan identitas di berbagai platform bisnis inilah yang memunculkan entitas bisnis di dunia digital. Meskipun tersebar di berbagai platform, mesin pencari mengenalinya sebagai satu entitas bisnis.