Dari Nol Sampai Dibayar: Beginilah Cara Jitu Jadi Copywriter Pemula (Step by Step)

Photo of author

Ditulis oleh Regina Prada

Grow and develop with Zeka Digital as Content Manager. Currently, I have skills in writing and planning content with SEO.

Sebelum menjadi seorang copywriter, Anda terlebih dahulu harus memahami tentang copywriting. Apa itu Copywriting? Copywriting adalah bagaimana membuat sebuah konten persuasif yang baik. Bagaimana mendorong konsumen untuk membeli dan percaya pada produk yang kurang familiar.

Copywriting tidak semudah melepaskan topi, jauh lebih dari sekadar menyempurnakan setiap kalimat dengan ejaan yang tepat dan tata bahasa yang bagus. Untuk lebih memahami arti copywriting, maka Anda perlu memahami 3 istilah terlebih dahulu.

Istilah dalam Copywriting

Ilustrasi-Copywriting
Ilustrasi Copywriting, Sumber : propertyme.com

#1 Copy; kata “copy” maksudnya bukan “menyalin”, tapi yang dimaksud copy di sini, dalam dunia marketing khususnya, adalah teks yang sering digunakan dalam penjualan ataupun pemasaran. Dalam perkembangannya hingga saat ini, copy bukan lagi hanya berupa teks namun juga bervariasi mulai berupa gambar, video, dan lainnya.

#2 Copywriting; merupakan salah satu teknik menulis yang bertujuan untuk menarik pembeli, sedangkan penulisnya disebut copywriter.

#3 Konversi; merupakan suatu kegiatan ketika seseorang atau sekelompok orang yang Anda target mengambil tindakan sesuai dengan keinginan Anda. Misalnya seperti membeli produk, men-download, mendaftar menjadi reseller, menggunakan jasa yang Anda tawarkan, dan lain-lain.

Baca juga : 5 Cara Membuat Copywriting Yang Menarik Dan Berkonversi Tinggi

Siapa itu Copywriter?

Ilustrasi-Seorang-Copywriter
Ilustrasi Seorang Copywriter, Sumber : contentreactor.io

Seorang Copywriter merupakan seseorang yang pandai dalam merangkai kata menjadi kalimat persuasif, sehingga pembaca menjadi tertarik untuk melakukan apa yang telah copywriter tulis/buat.

Melakukan suatu penjualan dan menarik pembeli bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi di jaman sekarang ini setiap orang bisa meniru dan menjual produk yang sama, dengan demikian tidak heran tentu akan muncul banyak pesaing.

Dengan teknik copywriting yang baik dan benar, dua produk yang sama bisa mendapat respon yang berbeda dari orang lain. Selain itu, dengan teknik copywriting, penjualan Anda akan terus meningkat kuantitasnya.

Misal, biasanya hanya terjual 1 produk dalam sehari, namun dengan memakai teknik copywriting yang baik memungkinkan produk Anda akan terjual 5 kali lipat lebih dalam sehari.

Di era modern seperti ini, sudah menjadi rahasia umum bahwa pemasaran sudah dilakukan dengan cara digital, bukan tradisional lagi. Maka dari itu, peran teks dan copywriting ini sangatlah dibutuhkan.

Sebuah perusahaan yang akan menjual atau memasarkan produknya secara otomatis tentu memerlukan media iklan seperti landing page, Facebook Ads, YouTube Ads, content website, iklan TV dan radio, content email marketing, AdWords, dan lain sebagainya.

Agar semua berjalan lancar sesuai dengan target bisnis Anda dan menghasilkan rasio konversi yang tinggi, maka dibutuhkan teknik copywriting yang benar. Untuk itulah mengapa keahlian copywriting di era modern saat ini sangat dibutuhkan.

Seorang Copywriter Perlu Memiliki Mindset yang Benar

Ilustrasi-Mindset
Ilustrasi Mindset, Sumber : rivankurniawan.com

Dengan memiliki mindset seorang copywriter, maka Anda dapat membuat copy atau teks yang menjual dan yang akan tetap hidup bertahun-tahun mendatang. Nah, agar Anda dapat membuat copywriting seperti itu, maka Anda perlu memiliki 3 pola pikir atau mindset berikut ini.

1. Copywriting Tidak Hanya Sekedar Menulis

Sekitar dua puluh tahun yang lalu media penjualan dan pemasaran hanyalah berupa tulisan, maka dari itu disebut dengan copywriting. Namun, saat ini iklan maupun pemasaran tidak terbatas pada teks saja, karena ada pula yang menggunakan gambar, video, dan audio.

Oleh karena itu, jika Anda ingin menjadi copywriter sejati, maka Anda juga harus handal dalam membuat konsep gambar dan script dalam video.

Jika Anda kembali kepada fungsi utama seorang copywriter, maka Anda akan menemukan bahwa fungsi utama adanya copywriter yaitu untuk membuat copy yang dapat meningkatkan konversi.

Jadi, sehebat apapun Anda dalam membuat konten, Anda juga harus bisa masuk ke pikiran orang-orang yang Anda targetkan, sehingga Anda mengetahui keinginan mereka dan Anda dapat menciptakan konten yang sesuai dengan keinginan mereka.

2. Tidak Ada yang Peduli dengan Copywriter

Seorang pembeli hanya akan memikirkan dirinya sendiri dan hanya memikirkan apa yang berhubungan dengan apa yang akan dibeli. Manusia memang terlahir mempunyai sisi egois, Anda tentu tidak memungkiri hal tersebut.

Jika ingin iklan Anda dilirik oleh orang lain, maka perlu menghindari hal-hal yang bersifat membosankan, basa-basi, dan membuat mood pembaca menjadi buruk. Misalnya Anda mengulas mengenai sejarah berdirinya bisnis Anda. Siapa yang akan peduli dengan hal tersebut?

Perlu dipahami bahwa calon customer hanya akan peduli dengan hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan mereka. Maka dari itu, berikanlah informasi yang mereka butuhkan dan perlukan saja.

Seorang copywriter wajib untuk mengetahui informasi apa saja yang dibutuhkan oleh calon customer. Setelah itu, sediakan informasi tersebut selengkap-lengkapnya. Kalau mereka merasa produk atau jasa yang Anda tawarkan adalah sesuatu yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan mereka, barulah mereka akan peduli dengan apa yang Anda tulis dengan copywriting Anda.

3. Tawarkan Produk Seolah-olah Hanya pada Satu Orang Saja

Sebagai pebisnis, suatu hal yang wajar memang jika Anda ingin mendapat banyak pembeli, dengan Anda membuat sales pages yang menargetkan semua kalangan karena Anda menjual produk atau jasa yang dapat digunakan oleh semua kalangan.

Tapi percayalah bahwa copwriting yang Anda buat tersebut, yang susah payah Anda buat tidak akan efektif sama sekali.

Maka dari itu, solusinya mulai sekarang buatlah suatu buyer persona. Buyer persona yaitu perwakilan rata-rata dari calon customer ideal Anda, yakni yang sekiranya paling cocok untuk produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Artinya Anda harus bisa menganalisa siapa yang paling mungkin membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan dan siapa yang kemungkinan besar tidak akan membeli atau membutuhkan produk atau jasa yang Anda tawarkan, maka jangan menjadikannya target dari penjualan Anda.

Contoh Copywriting (Before vs After)

Cara Menjadi Master Copywriter

Agar lebih mudah dipahami, berikut contoh sederhana perbedaan copy biasa dengan copy yang lebih persuasif:

Contoh 1:

  • Kalimat biasa: “Diskon besar untuk semua produk”
  • Kalimat yang persuasif: “Hanya hari ini! Dapatkan diskon hingga 50% sebelum kehabisan”

Contoh 2:

  • Kalimat biasa: “Sepatu ini nyaman digunakan”
  • Kalimat yang persuasif: “Langkah lebih ringan dan nyaman seharian tanpa pegal”

Perbedaannya terletak pada emosi dan urgensi. Copywriting yang baik tidak hanya menjelaskan saja, namun juga mendorong pembaca untuk segera melakukan “tindakan”.

Ilustrasi-Master-Copywriter
Ilustrasi Master Copywriter, Sumber : briarcopywriting.com

Lalu, bagaimana cara untuk menjadi seorang master copywriter? Berikut adalah lima cara mudah menjadi copywriter untuk membantu Anda membuat konten yang disukai pembaca.

1. Anda Tidak Memerlukan Teks Panjang

Sebagai copywriter, salah satu kesalahpahaman terbesar yang sering ditemui adalah gagasan bahwa sebuah halaman website harus berisi ratusan kata agar efektif. Jika Anda dapat menjual produk Anda dengan 90 kata yang tepat, mengapa harus menggunakan ribuan kata?

Katakanlah apa yang Anda butuhkan untuk mengatakan dengan jelas dan ringkas. Sajikan informasi penting, atasi faktor utamanya, dan jangan lupa efektifkan kata kunci dan SEO.

2. Asumsikan Pembaca Bisa Mengamati Konten Anda

Daripada Anda menyajikan sebuah “dinding teks” yang berpotensi diabaikan pembaca, lebih baik buatlah konten yang mudah dipahami dan sampaikan segala sesuatunya dengan cepat. Jadi, pembaca merasa mudah untuk mendapatkan informasi dan lebih mudah melanjutkan bacaannya.

3. Menyertakan Rincian Manfaat

Menghargai fitur namun melupakan manfaat yang ada itu adalah sebuah blunder. Fitur sangat penting dalam sebuah tampilan, tapi manfaat jauh lebih penting lagi dari itu.

Menarik perhatian dan minat pembaca serta calon konsumen dengan berbagai manfaat yang ada dalam produk Anda akan membuatnya lebih dihargai dan dilirik oleh calon pembeli.

4. Buatlah yang Berhubungan dengan Pembaca

Kunci kesuksesan copywriting adalah untuk membuat audiens Anda merasa bahwa tulisan atau informasi itu yang mereka butuhkan. Bukan tentang Anda atau uang yang Anda harapkan dari mereka.

Dalam hubungan interpersonal, Anda dapat mengajukan pertanyaan untuk menunjukkan seseorang yang tertarik pada mereka. Dengan copywriting, meskipun tidak ada percakapan dua arah terjadi, namun Anda tetap harus menunjukkan minat yang tulus dengan pelanggan potensial Anda.

5. Membangun Relasi yang Baik dengan Konsumen

Beberapa langkah yang harus Anda ambil untuk membangun hubungan baik dengan pelanggan Anda adalah mencari aspek produk atau jasa yang menarik bagi pembaca, menepati janji-janji Anda serta memberikan produk berkualitas tinggi dan layanan yang terbaik.

Selain itu, Anda perlu juga responsif terhadap keluhan pelanggan, pujian, permintaan dan interaksi media sosial, serta mempermudah pelanggan Anda untuk berbicara dengan Anda melalui kolom komentar di media sosial.

Bisakah Menjadi Copywriter Tanpa Pengalaman?

Banyak orang berpikir bahwa untuk menjadi copywriter harus punya pengalaman kerja terlebih dahulu. Namun anggapan itu tidaklah benar, faktanya Anda bisa mulai dari nol tanpa pengalaman sama sekali.

Contoh nyatanya adalah saya. Sebelum terjun ke dunia copywriter, saya sama sekali awam dengan istilah ini. Lalu saya mencoba untuk mempelajarinya dari nol. Tapi bagaimana caranya saya bisa melewatinya?

Kunci utamanya ada di latihan dan konsistensi. Anda bisa mulai dengan menulis ulang iklan yang sering Anda lihat di media sosial, marketplace, atau website brand terkenal. Nah, dari situ nantinya Anda akan belajar bagaimana sebuah tulisan bisa mempengaruhi seseorang untuk membeli produk yang Anda tawarkan.

Selain itu, Anda juga bisa membuat portofolio sederhana. Tidak harus dari client, Anda bisa membuat contoh copy sendiri, misalnya seperti berikut ini:

  • Caption Instagram untuk produk fiktif
  • Deskripsi produk
  • Landing page sederhana

Setelah itu, mulailah menawarkan jasa secara kecil-kecilan melalui platform freelance atau media sosial. Namun jangan terlalu fokus pada bayaran di awal ya, tapi fokuslah pada pengalaman dan hasil kerja yang didapatkan.

Tools yang Membantu Pekerjaan Copywriter

Untuk meningkatkan kualitas tulisan, ada beberapa tools yang bisa Anda gunakan untuk menjadi seorang copywriter:

  • Grammarly: Dapat membantu Anda untuk memperbaiki grammar dan typo.
  • Hemingway Editor: Dapat membuat tulisan Anda menjadi lebih jelas dan mudah dibaca target market.
  • Google Docs: Tools yang satu ini bisa membantu Anda untuk menulis dan kolaborasi
  • ChatGPT: Penggunaan ChatGPT memang memudahkan, namun digunakan sebagai brainstorming ide saja ya, bukan untuk copy mentah.

Perlu Anda ketahui bahwa tools di atas tidak digunakan untuk menggantikan skill, namun dapat digunakan untuk membantu Anda bekerja lebih cepat dan efisien.

Berapa Gaji Seorang Copywriter?

Nah, masuk ke pembahasan yang sering dicari oleh pemula yang ingin menjadi seorang copywriter. Jadi gaji untuk copywriter di Indonesia cukup bervariasi, tergantung pengalaman dan jenis pekerjaan. Berikut estimasi dari gaji seorang copywriter, diantaranya meliputi

  • Pemula: Rp 2.000.000 – Rp 5.000.000 per bulan
  • Menengah: Rp 5.000.000 – Rp 10.000.000
  • Profesional: Bisa di atas Rp 10.000.000

Untuk freelance, penghasilan bisa lebih fleksibel. Bahkan, satu project bisa dibayar ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung tingkat kesulitan dan skill yang dimilikinya.

FAQ Seputar Copywriter

1. Apakah bisa menjadi copywriter tanpa pengalaman?
Sangat bisa. Anda hanya perlu latihan, membuat portofolio, dan mulai dari project kecil.

2. Berapa lama belajar copywriting?
Jawabannya adalah tergantung dari konsistensinya. Namun biasanya 1-3 bulan sudah bisa memahami skill dasar dari seorang copywriter.

3. Apakah harus jago bahasa Inggris?
Tidak wajib, namun bisa dilatih juga agar skill Anda bertambah. Jika target market Anda Indonesia, maka tanpa mempelajari bahasa Inggris tidak masalah. Namun jika Anda ingin mengepakkan sayap untuk go internasional, maka mempelajari bahasa Inggris lebih disarankan.

4. Apa bedanya copywriter dan content writer?
Sering dianggap sama, namun sebenarnya kedua istilah ini cukup berbeda. Seorang copywriter akan fokus pada penjualan, sedangkan untuk content writer akan fokus pada informasi yang akan disampaikan.

Demikianlah ulasan mengenai cara mudah menjadi seorang master copywriter dan serba-serbinya. Memahami yang diinginkan audiens dan menyajikannya dengan cara terbaik adalah kunci menjadi master copywriter.

Apabila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut seputar SEO seperti jasa SEO murah dan lain sebagainya, maka Anda bisa menyimak artikel bermanfaat lainnya di website Zeka Digital.

Tinggalkan komentar

logo zeka digital official

Zeka Digital hadir untuk membantu bisnis membangun dan mengembangkan pemasaran digital sesuai kebutuhan bisnis. Dengan dukungan tim profesional, Zeka Digital siap menjadi mitra pemasaran digital bagi berbagai sektor bisnis di seluruh Indonesia.

Tentang Kami

Zeka Digital - Penyedia Jasa Pemasaran Digital

Alamat & Kontak

Pringgolayan, RT.02/RW.44, Banguntapan,
Bantul, Yogyakarta 55198.

0811-265-1453
[email protected]

Chat Konsultasi